Jogja 19 Desember

Tuesday, December 21, 2010

Jogja, 19 desember

Malam itu batinku bergejolak

Layaknya orang yang diberi wangsit

Aku pun tersadar dan mengetahui

Hubungan itu sudah ku ketahui

Tanpa ada yang memberi tahu

Walau mereka menyangkal lidahnya

Walau mereka tutupi semua

Jujur aku terluka

Bukan patah hati karna masih cinta

Tapi aku kecewa

Karna mereka berdua berdusta

Tutupi rasa di hati mereka

Tipu diriku seakan tiada

Padahal sudah terlukis semua

Dalam gerak tubuh maupun pandangan mereka

Aku sungguh kecewa

Aku hanya berharap suatu keterbukaan

Aku rela dengan hubungan mereka

Tapi mengapa mereka tutupi dengan tirai transparan

Itu tak berarti aku tak mengetahui

Aku sadar dan tahu tentang kalian

Ini sudah yang kedua kalinya kau ingkari

Kepercayaan yang aku berikan

Aku kecewa sangat

XI IPA 4

Thursday, August 26, 2010

XI IPA 4


Tahun ajaran baru dengan guru baru, pelajaran baru, kelas baru, dan tentunya teman baru. XI IPA 4 atau bisa juga kita sebut CHEF adalah kelas saya yang baru. XI IPA 4 diwali kelaskan oleh Pak Joko. XI IPA 4 identik dengan murid pintar seperti evry, dan juga kartu-kartu yang bertebaran di meja-meja kelas saat jam istirahat. XI IPA 4 bukanlah kelas unggulan tetapi XI IPA 4 memiliki murid yang seimbang otak kanan dan kirinya. Jadi, kita tidak hanya akan menemukan murid yang pintar saja tetapi juga murid yang kreatif, murid yang bisa melakukan hal yang absurd dan aneh. XI IPA 4, semoga bisa bahu membahu selama 2 tahun ke depan.

Ramalan Aura X-A

Sunday, July 11, 2010

Ramalan Aura X-A
Amalia Nurina
Dia sangat mudah menutup perasaannya dan sangat mudah pula untuk menunjukkannya.
Andri Handi
Dia juga sangat mudah menutup perasaannya tapi tidak mudah untuk menunjukkannya apalagi masalah asmara.
Anom Guritno
Dia sedang mencari jati diri dia sebenarnya apakah harus diam saat dihana atau harus bagaimana yang pasti dia tidak mau membuat yang lain sedih dan menjauh darinya.
Arsi Alhafis
Dia sangat sangat malas untuk menunjukkan perasaannya, itu yang membuat dia menjadi sedikit penndiam, tetapi sekalinya bicara bisa sangat panjang lebar.
Aulia Fitriani
Dia sangat sering merendah maksudnya tidak lain tidak bukan hanya ingin mencairkan suasana dan membuka topik baru bukan untuk menghina yang dirinya sendiri.

Delicious Diaries Of Denis Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino