Hello, kayaknya udah lama banget ya udah ga ngeblog, sedih kadang kalau pikiran yang ada di benak ga bisa tersalurkan dengan baik. But, never mind lah yah. Hari ini gue mau nulis tentang sesuatu yang spesial buat orang yang spesial juga tentunya. Basi sih emng kalau selama gue ngeblog cuma nulis tentang happy birthday happy birthday terus. Tapi pada kenyataannya mereka yang gue ucapin di blog ini jauh banget dari kata basi, karena mereka jugalah yang membuat gue jadi ngeblog di tengah kesibukan kuliah ini huahahaha.
Well, hari ini tepatnya 14 Maret 2013, sahabat sekaligus yang gue anggep ibu sendiri karena dia orangnya keibuan ini berulang tahun. Happy birthday ya, Meet. Semoga kita bisa langgeng terus sebagai sahabat dan sebagai ibu dan anak tanpa aliran darah yang sama. Semoga meet kedepannya bisa menjadi penari yang sangat pro, go international dan sebarkan keindahan tari tradisional. Semoga juga meet selalu dilindungi Allah dan selalu diberikan keridhoan dalam melalui aktivitas. Amin.
Gita, Bukan Dewi Gita. Gita, Bagian Hidup Kita
Monday, March 04, 2013
Happy birthday, gita. Enjoy your day and enjoy this video http://www.youtube.com/watch?v=WYYwKNQfHJA&feature=youtu.be Love you, Git!
Tana Toraja
Wednesday, February 20, 2013
Hari ini saya belajar Manifestasi Ragam Budaya Indonesia Timur yaitu Toraja. Tana toraja semua orang mungkin pernah mendengar kata itu tapi tak semuanya yang berniat mendalami kebudayaan di tana toraja. Mungkin disini saya tidak akan membahas banyak karena pengetahuan saya tentang Toraja masih minim tapi saya akan menceritakan tentang hal-hal yang saya dapat saat belajar tentang Toraja.
- Aluk To Dolo : Suatu kepercayaan (bisa dibilang animisme) masyarakat Toraja yang mempercayai bahwa adanya roh-roh dan dewa-dewa yang menguasai alam semesta.
- Rambu Solo
- Upacara kematian orang toraja, biasanya upacara ini memerlukan biaya yang tidak murah bisa mencapai angka milyaran rupiah, sehingga biasanya banyak dari orang toraja yang merantau terlebih dahulu untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah dan kembali ke kampungnya untuk melaksanakan upacara rambu solo ini.
- Semakin lama rupiah terkumpul untuk melangsungkan upacara maka semakin lama pula jenazah disemahyamkan di rumah untuk kemudian dilakukan upacara kematian serta penguburan mayat di tebing batu, dan beberapa tempat lain.
- Semakin tinggi manusia dikuburkan di tebing batu maka semakin tinggi derajatnya. Derajatnya dinilai berdasarkan minimal dua aspek dari beberapa aspek seperti:
- Sosial : benar atau tidaknya perilaku orang tersebut, dianggap atau tidaknya dia di dalam lingkungan masyarakat.
- Culture : keturunan siapa orang tersebut, apakah dukun atau apakah orang yang punya nama di kampung atau tidak.
- Ekonomi : berapa banyak sawah yang dia miliki, dsb.
- Fakta : Jika masyarakat benar-benar tidak memiliki uang sampai waktu yang telah lama maka kemungkinan besar jenazah pun tidak akan dikuburkan untuk waktu yang lama tersebut.
- Fakta : Jika selama dua tahun berturut-turut ada keluarga yang meninggal sementara pada tahun pertama belum dilangsungkan upacara maka biayanya tidak akan berlipat ganda karena rambu solo bisa dilangsungkan untuk kumpulan beberapa orang dalam satu keluarga.
- Fakta : Ada seorang yang ketika ditanyai apakah tidak bau serumah dengan mayat yang sudah setahun belum dikuburkan, dia menjawab buat apa merasa bau toh dia ibu saya sendiri. Sungguh besar penghormatannya terhadap seorang ibu.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Delicious Diaries Of Denis Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino


